Article Open Access

Identification of Cultural Values in the Unjungan Buyut Tradition in Sukamelang: Contextual Learning for Social Studies Learning Resources

(1) * Anggun Gumilar Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 40154, Indonesia)
(2) Muhamad Parhan Mail (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 40154, Indonesia)
*Corresponding author

Abstract


The tradition of visiting the ancestors is seen as a cultural heritage that is believed by indigenous people to respect their ancestors. This study focuses on identifying the values contained in the tradition of visiting the ancestors in contextual social studies learning. The method used is a qualitative research method using Roland Barthes' semiotic design. The results of this study indicate that the tradition of visiting the ancestors as a contextual learning resource in social studies subjects is able to increase the values of mutual cooperation, family, togetherness, spirituality, and love of culture. This tradition strengthens intergenerational relationships and has the values of mutual cooperation, family, togetherness, spirituality, and love of culture, making it relevant as a contextual learning resource in social studies.

Keywords


cultural values; unjungan buyut tradition; contextual learning; social studies learning resources

   

DOI

https://doi.org/10.33122/ejeset.v6i2.711
      

Article metrics

Abstract views : 267 | PDF views : 75

   

Cite

   

Full Text

Download

References


Arga, H. S. P., Rahayu, G. D. S., Altaftazani, D. H., & Pratama, D. F. (2019). Sumber Belajar IPS Berbasis Lingkungan. UPI Sumedang Press

Astuti, Y., & Setiawan, B. (2013). Pengembangan lembar kerja siswa (LKS) berbasis pendekatan inkuiri terbimbing dalam pembelajaran kooperatif pada materi kalor. Jurnal pendidikan ipa indonesia, 2(1).

Aziz, A., Sa’diyyah, H., Mubarok, A. H., Wibowo, K., Octaliadi, A., Soraya, K., & Pranoto, S. D. (2022). Agama Dan Solidaritas Sosial Di Era Industri 4.0 Dan Masyarakat 5.0. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 16(2), 295-314

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2016). Risiko bencana Indonesia. Jakarta: BNPB.

Budiyono, B., & Feriandi, Y. A. (2017). Menggali Nilai Nilai Kearifan Lokal Budaya Jawa Sebagai Sumber Pendidikan Karakter. In Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling (Vol. 1, No. 1, pp. 92-103).

Cahyadi, H. (2023). Solidaritas Sosial Dalam Mencegah Tindakan Kriminal di Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa= The Process of Forming Social Solidarity Among the Community in Handling and Prevention of Criminal Actions in Samata Village-Gowa Regency (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin)

Fauziah, T. R. (2016). Representasi Sensualitas Perempuan Dalam Iklan (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).

Hadi, D. W. (2021). Statistik Kebudayaan 2021

Hanifah, U. (2019). Transformasi Sosial Masyarakat Samin di Bojonegoro (Analisis Perubahan Sosial dalam Pembagian Kerja dan Solidaritas Sosial Emile Durkheim). Jurnal Sosiologi Agama, 13(1), 41-71.

Himmawan, D., & Kurniawan, S. (2024). The Existence of the Ujung-Ujungan Tradition (Study in Rambatan Kulon Village, Lohbener District, Indramayu Regency). Diplomasi: Jurnal Demokrasi, Pemerintahan dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(3), 86-94

Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di sekolah. Satwika: Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 3(2), 155-164.

Lestari, O. D. L. O. D., & ESY, E. P. E. E. P. (2021). Nilai Kebersamaan Pada Tradisi Saparan Bekakak Di Desa Ambarketawang Gamping Sleman Yogyakarta. Jurnal Sosialita, 16(2).

Maryani, E. (2010). Model Pembelajaran Mitigasi Bencana dalam Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Geografi Gea, 10(1), 42-58

Maryani, E., & Yani, A. (2014). Kearifan Lokal Masyarakat Sunda dalam Memitigasi Bencana dan Aplikasinya Sebagai Sumber Pembelajaran IPS Berbasis Nilai. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(2), 114-125.

Maryani, H., Nasution, A., Sintara, D., & Siregar, B. J. (2022). Sistem kekerabatan dan pengaruhnya terhadap hukum waris islam. Legal Brief, 11(4), 2518-2525.

Naim, N. (2013). Kebangkitan Spiritualitas Masyarakat Modern. Kalam, 7(2), 237-258.

Parhan, M., Ghoni, D. A., Nisa, H. N., & Kimkim, M. (2021). Ngalayad dan Kebatan: Korelasi Tradisi Budaya Sunda Dengan Kewajiban Seorang Muslim Dalam Bertetangga. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 5(1), 81-92.

Parhan, M., Hayatunnisa, H., Fejrin, J., Azizah, M. S. N., Ilham, M., Hgastiadrrijal, W., & Syahidin, S. (2024). Konsep Etika Dan Moralitas Sebagai Materi Dalamm Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(2), 77-84.

Parhan, M., Rozak, R. W. A., Hadian, V. A., Nugraha, D. M., Islami, M. R. F., & Kembara, M., D. (2021). Etnisitas dan Kearifan Lokal: Penerapan Nilai-Nilai Budaya Sunda dalam Pembentukan Karakter Generasi Milenial. El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama, 9(1), 1-17.

Parhan, M., & Sutedja, B. (2019). Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Dalam Pendidikan Agama Islam Di Universitas Pendidikan Indonesia. TARBAWY: Indonesian Journal of Islamic Education, 6(2), 114-126.

Purwanti, E. (2022). Pembelajaran kontekstual media objek langsung dalam menulis puisi. Penerbit P4I.

Rivaie, W. (2011). Asimilasi nilai kekeluargaan lintas etnik. Jurnal Ilmiah VISI P2TK PAUD NI-Vol, 6(1).

Rofiq, N., Rafiq, A., & Wardani, M. A. (2020). Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 98-105.

Sani, R. A. (2022). Penilaian autentik. Bumi Aksara.

Shidiq, A., Majid, A. B. A., Darmawan, D., Saleh, M., Evendi, W., Anwar, M. S., & Bangsu, M. (2024). Upaya membangun komunitas yang peduli lingkungan melalui kegiatan gotong royong menjaga kebersihan musholla. Manfaat: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, 1(2), 12-19.

Supriatna, N., Yonanda, D. A., Jhakam, K. A., & Sopandi, W. (2022). Kebutuhan Bahan Ajar Berbasis Kearifan Lokal Indramayu untuk Menumbuhkan Ecoliteracy Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1), 173-185.

Warisno, A. (2017). Tradisi Tahlilan Upaya Menyambung Silaturahmi. Ri'ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 2(02), 69-97.

Widodo, A. (2020). Nilai budaya ritual perang topat sebagai sumber pembelajaran ips berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 5(1), 1-16.

Yasa, I. W. P., Wirawan, I. G. M. S., & Purnawibawa, R. A. G. (Eds.). (2021). Sejarah Dan Kearifan Lokal Di Era Globalisasi. Penerbit Lakeisha.

Yusuf, A. (2019). Solidaritas Sosial Dalam Tradisi Kuphoro Weki (Kumpul Keluarga) Pada Masyarakat Desa Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Skripsi Sarjana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Anggun Gumilar, Muhamad Parhan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0