
(2) Ahmad Juanda

(3) Rizki Febriani

*Corresponding author
AbstractFiscal decentralization in Indonesia aims to strengthen the capacity of local governments to manage financial resources independently, yet its implementation continues to face major challenges. Baubau City is among the regions with low fiscal independence, where the contribution of locally generated revenue (PAD) remains weak and reliance on central transfers is still dominant. This study evaluates the financial management performance of Baubau City during 2019–2023 using four main indicators: the fiscal independence ratio, the fiscal decentralization ratio, the routine capacity index, and the fiscal dependency ratio. A mixed-methods approach was applied, combining quantitative analysis of budget realization reports (APBD) with qualitative insights from in-depth interviews with officials at BPKAD and Bapenda. The findings show that the average fiscal independence ratio was 12.21 percent (low), fiscal decentralization 9.6 percent (very poor), routine capacity 10.72 percent (very poor), and fiscal dependency 85.97 percent (very high). These results indicate that fiscal autonomy in Baubau City has not been substantively realized. Institutional weaknesses limited human resources, low taxpayer compliance, and the underuse of digital systems exacerbate the situation. Strengthening fiscal institutions, updating tax databases, adopting digital technology, and optimizing sectors such as tourism, maritime services, and regional trade are necessary to improve fiscal independence and achieve sustainable regional development.
KeywordsFiscal decentralization; Local government finance; Fiscal independence; Fiscal dependency; Locally Generated Revenue
|
DOIhttps://doi.org/10.33122/ejeset.v6i2.1090 |
Article metricsAbstract views : 137 | PDF views : 76 |
Cite |
Full Text Download
|
References
Alvaro, R. (2022). Analisis determinasi derajat desentralisasi fiskal dan kemandirian keuangan daerah di Indonesia. Jurnal Budget, 5(1), 130–152. https://doi.org/10.22212/jbudget.v5i1.59
Asmiddin, A., Ramadhan, S., & Kalsum, K. (2021). Model triple helix dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Baubau. Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton, 7(3), 416–424. https://doi.org/10.35326/pencerah.v7i3.1335
Fajrina, A., Putra, F., & Sisillia, A. (2020). Optimalisasi pengelolaan zakat: Implementasi dan implikasinya dalam perekonomian. Journal of Islamic Economics and Finance Studies, 1(1), 100–115. https://doi.org/10.47700/jiefes.v1i1.1918
Hadi, S., & Saragih, T. (2013). Ontologi desentralisasi fiskal dalam negara kesatuan. Perspektif, 18(3), 169–177. https://doi.org/10.30742/perspektif.v18i3.43
Hariatama, F., Alexandro, R., Buji, G., Rohaetin, S., & Eriawaty, E. (2024). Peran ekonomi publik dalam peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat lingkungan ekowisata Nyaru Menteng. Jurnal Penelitian UPR, 4(2), 72–80. https://doi.org/10.52850/jptupr.v4i2.15756
Hasni, H. (2019). Analisis kontribusi retribusi pelayanan pasar terhadap pendapatan asli daerah Kota Baubau. Jurnal Ilmiah Akuntansi Manajemen, 2(2), 45–54. https://doi.org/10.35326/jiam.v2i2.339
Hutajulu, D., Panjawa, J., Islami, F., & Sugiharti, R. (2020). Determinan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan wilayah induk dan pemekaran di kawasan timur Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 23(2), 263–284. https://doi.org/10.24914/jeb.v23i2.3293
Ikhyanuddin, I., Fuadi, F., & Safitri, N. (2021). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD) dan dana alokasi khusus (DAK) terhadap alokasi belanja modal pada kabupaten/kota di Provinsi Aceh tahun 2014–2018. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 9(2), 117–126. https://doi.org/10.29103/jak.v9i2.4732
Junaid, I., Dewi, W., Said, A., & Hanafi, H. (2022). Pengembangan desa wisata berkelanjutan: Studi kasus di Desa Paccekke, Kabupaten Barru, Indonesia. Journal of Regional and Rural Development Planning, 6(3), 287–301. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2022.6.3.287-301
Kusuma, A., & Anwar, A. (2024). Analisis ketergantungan fiskal daerah dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 2(2), 223–233. https://doi.org/10.20885/jkek.vol2.iss2.art14
Manek, M., & Badrudin, R. (2017). Pengaruh pendapatan asli daerah dan dana perimbangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Telaah Bisnis, 17(2), 123–135. https://doi.org/10.35917/tb.v17i2.49
Mursidi, L. (2019). Kinerja pendapatan daerah Kota Baubau. Kainawa: Jurnal Pembangunan & Budaya, 1(1), 45–58. https://doi.org/10.46891/kainawa.1.2019.45-58
Nugrah, N., Jumriani, J., & Firmansyah, F. (2023). Analisis derajat desentralisasi fiskal ditinjau dari pendapatan asli daerah (PAD) Kota Parepare. AK99: Jurnal Akuntansi, 3(2), 188–194. https://doi.org/10.31850/ak99.v3i2.2661
Nugraha, A., & Soebagyo, D. (2024). Analisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 2017–2021. Action Research Literate, 8(3), 346–350. https://doi.org/10.46799/arl.v8i3.287
Oktrivina, A., & S, I. (2020). Analisis kinerja keuangan pemerintahan. Image: Jurnal Riset Manajemen, 9(1), 1–19. https://doi.org/10.17509/image.v9i1.23998
Olga, M., & Andayani, S. (2021). Pengaruh pajak hiburan, pajak restoran, dan pajak hotel terhadap pendapatan asli daerah pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2011–2018. Jurnal Proaksi, 8(2), 523–536. https://doi.org/10.32534/jpk.v8i2.2172
Puspitasari, I., Saleh, M., & Yunitasari, D. (2018). Analisis kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah Kota Batu periode 2011–2015. E-Journal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 5(1), 11–20. https://doi.org/10.19184/ejeba.v5i1.7720
Putra, R., & Hidayat, S. (2016). Tingkat kemandirian keuangan daerah dan hubungannya dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 3(4), 243–256. https://doi.org/10.22437/ppd.v3i4.3526
Putri, A., & Hidayati, D. (2024). Peran Pokdarwis Teluk Kiluan dalam pengembangan desa ekowisata. Journal of Tourism and Creativity, 8(2), 198–210. https://doi.org/10.19184/jtc.v8i2.49348
R, M. (2023). Efektivitas dan kontribusi penerimaan retribusi izin mendirikan bangunan (IMB) terhadap penerimaan PAD Kota Baubau. Attariiz: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.62668/attariiz.v2i01.507
Raharjo, K., Zulkarnain, Z., & Haidar, M. (2023). Community empowerment through digital-based local economic development in Society 5.0 era. Kolokium Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 11(1), 78–88. https://doi.org/10.24036/kolokium.v11i1.567
Rieshe, R., & Aji, A. (2021). Pengaruh jumlah kunjungan wisatawan, penerimaan pajak hotel, pajak restoran terhadap PAD Kabupaten Sikka. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 16(2), 79–91. https://doi.org/10.21460/jrak.2020.162.375
Santi, S., & Iskandar, D. (2021). Kebijakan desentralisasi dan ketimpangan capaian pembangunan wilayah di Indonesia. Jurnal Syntax Admiration, 2(3), 490–506. https://doi.org/10.46799/jsa.v2i3.198
Saragih, R., & Nurlinda, N. (2023). Analisis kemandirian keuangan daerah, ketergantungan fiskal, dan efektivitas fiskal pada Kabupaten Tapanuli Utara dan daerah otonomi barunya periode 2018–2022. Liabilities: Jurnal Pendidikan Akuntansi, 6(2), 145–159. https://doi.org/10.30596/liabilities.v6i2.14810
Suci, S., & Asmara, A. (2018). Pengaruh kemandirian keuangan daerah terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota Provinsi Banten. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 3(1), 8–22. https://doi.org/10.29244/jekp.3.1.2014.8-22
Sudarmana, I., & Sudiartha, G. (2020). Pengaruh retribusi daerah dan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah di Dinas Pendapatan Daerah. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 9(4), 1338–1355. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2020.v09.i04.p06
Supardi, E., & Budiwitjaksono, G. (2021). Strategi pengelolaan BUMDes dalam upaya meningkatkan pendapatan asli desa di Desa Bungurasih. Jemma (Journal of Economic Management and Accounting), 4(2), 139–150. https://doi.org/10.35914/jemma.v4i2.733
Wahyudi, M., & Wahyudin, W. (2022). Pengaruh desentralisasi fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten/kota di Sulawesi Selatan tahun 2016–2020. Seminar Nasional Official Statistics, 2022(1), 1187–1196. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2022i1.1409
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Muhammad Rezky Alfajrin, Ahmad Juanda, Rizki Febriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

























Download 